Buku Tamu
Silahkan menuliskan apapun disini dengan memperhatikan adab-adabnya.
1. Memperbaiki Niat
Tidak bisa dipungkiri bahwa niat merupakan landasan dasar dalam setiap amalan. Hendaklah setiap muslim yang akan bertamu, selain untuk menunaikan hajatnya, juga ia niatkan untuk menyambung silaturahim dan mempererat ukhuwah. Sehingga,… tidak ada satu amalan pun yang ia perbuat melainkan berguna bagi agama dan dunianya. Tentang niat ini Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امريء ما نوى
“Sesungguhnya seluruh amal perbuatan itu dengan niat dan setiap orang tergantung pada apa yang ia niatkan” (HR. Bukhari, Muslim dan selain keduanya).
Ibnul-Mubarak berkata :
رب عمل صغير تعظمه النية ورب عمل كبير تصغره النية
“Betapa amal kecil diperbesar oleh niatnya dan betapa amal besar diperkecil oleh niatnya” (Jaami’ul-Ulum wal-Hikam halaman 17 – Daarul-Hadits).
2. Ucapkan Salam
Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
لاَ تَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا، وَلاَ تُؤْمِنُوا حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلاَ أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ؟ أَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ
“Kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan tidak akan sempurna iman kalian hingga kalian saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kalian pada sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR. Muslim no. 54)
3. Berwajah Ceria dan Bertutur Kata Lembut dan Baik Ketika Bertemu
Wajah muram dan tutur kata kasar adalah perangai yang tidak disenangi oleh setiap jiwa yang menemuinya. Allah telah memerintahkan untuk bersikap lemah lembut, baik dalam hiasan rona wajah maupun tutur kata kepada setiap bani Adam, dan lebih khusus lagi terhadap orang-orang yang beriman. Dia telah berfirman :
وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman” (QS. Al-Hijr : 88).
Ibnu Katsir dalam Tafsirnya berkata : [ألن لهم جانبك, كقوله: {لقد جاءكم رسول من أنفسكم عزيز عليه ما عنتم حريص عليكم بالمؤمنين رءوف رحيم}] “Maksudnya bersikap lemah lembutlah kepada mereka sebagaimana firman Allah ta’ala : “Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang kepada orang-orang beriman” (QS. At-Taubah : 128).
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
لا تحقرن من المعروف شيئا ولو أن تلقى أخاك بوجه طلق
“Janganlah sekali-kali kamu meremehkan sedikitpun dari kebaikan-kebaikan, meskipun hanya kamu menjumpai saudaramu dengan muka manis/ceria” (HR. Muslim).
Selain berwajah ceria dan bertutur kata lembut, yang lebih penting untuk diperhatikan adalah hendaklah ia berkata baik dan benar. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam dengan tegas telah memebri peringatan :
من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam” (HR. Bukhari, Muslim, dan selain keduanya. Hadits ini terdapat dalam Arba’in Nawawi nomor 15).
Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam menggandengkan kata iman dengan pilihan antara berbicara baik atau diam. Mafhumnya, jika seseorang tidak mengambil dua pilihan ini, maka ia dikatakan tidak beriman (dalam arti : imannya tidak sempurna). Hukum asal dari perbuatan adalah diam. Kalaupun ia ingin berkata, maka ia harus berkata dengan kata-kata yang baik. Sungguh rugi jika seseorang bertamu dan bermajelis dengan mengambil perkataan sia-sia lagi dosa seperti ghibah, namimah (adu domba), dan lainnya yang tidak menambah apapun dalam timbangan akhirat kelak kecuali dosa. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
إن الرجل ليتكلم بالكلمة ما يتبين ما فيها يزل بها في النار أبعد ما بين المشرق والمغرب
‘Sesungguhnya seseorang mengucapkan kata-kata, ia tidak menyangka bahwa ucapannya menyebabkan ia tergelincir di neraka yang jaraknya lebih jauh antara timur dan barat” (HR. Bukhari dan Muslim).
Jazakumulloh Khoiron Katsiroo



Sadat ar Rayyan berkata
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh
Baarokalloohufiik
Ana datang dengan senyum, tuk ta’aruf n pererat tali silaturahim
ana dari Jogja
bayu200687 said :
wa’alaikumsalam warohmatullohi wabarokaatuh
wa fiikum baarokalloh
senang brkenalan dengan antum
Sadat ar Rayyan berkata
Assalamu’alaykum warohmatullohi wabarokaatuh
Syukron akah, kunjungan dan saran ke blog ana
antum tau ga gimana caranya hapus avatar blog orang yang masuk ke blog kita?
bayu200687 said :
wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh
dlu ana pernah ga sengaja bisa hapus avatar pada komentnya ‘dwi Yanto pada Selubung Makar di balik Julukan Wahhabi’. tp lupa….
afwan akh, ga bisa bantu. ntar deh klo dah inget lagi (^_^)
orang keren berkata
Assalammualaykum
coba buat juga di MP akh…artikel di sini banyak yang bermanfaat, saya copas ya?syukron
bayu200687 said :
wa’alaikumussalam
buat di MP? wah, kayaknya malez deh. cuma satu ini aja kadang malez update hehe.
ya silahkan klo mo di copas. semoga bermanfaat
Tono berkata
Assalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh,
wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
ana jadi bingung sebab di lingkungan ana, Antum tidak dipanggil demikian. Mau nanya tapi gak enak hati hihihihhi……
Afwan, sebenarnya nama Antum itu siapa yah
Ya udah akh segitu aja….
nama asli ana Rigih Bayu Ratri
Wassalamu’alaykum Warahmatullah Wabarakatuh.
wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
Tono
latifarp berkata
Assalamu’alaikum…..
Rigih,
Wow….tulisanmu keren banget(copy paste kang ndi ya???hehe…)
Sesungguhnya calon istrimu benar2 orang yang beruntung…
Af1 gih..comment ku paling aneh ya…
Boleh dihapus sesudah dibaca…
Chayooooo!!!